"JURNAL NASIONAL"
JUDUL : PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN BUKU ONLINE (STUDI KASUS : TOKO BUKU MAHARANI)
Penulis : Dwi Yuli Prasetyo
Tahun :2014
Dalam Isi Jurnal tsb:
1. Masalah Penelitian
banyak media elektronik yang bisa menyajikan informasi penting kedalam bentuk digital sehingga peran buku agak sedikit terbelakang karena media elektronik seperti internet ini menyajikan konten bacaan yang lebih cerah dan tidamembosankan. Hal ini tentu saja membuat minat membaca buku menjadi berkurang dan karena turunnya minat baca maka banyak toko buku yang mulai tutup karena mengalami kebangkrutan. Kendala seperti itulah yang membuat banyak toko buku yang masih ada harus berpikir lagi cara promosi atau pemasaran buku buku mereka, selain menggunakan media televisi tentu saja media internet juga bisa menjadi sarana utama dalam proses pemasaran buku.Memang tidak bisa kita hindaribahwa keberadaan internet sudah menggantikan posisi buku karena internet memiliki hampir semua informasi yang kita butuhkan. Namun sampai sekarang masih ada banyak penerbit yang menerbitkan buku hasil tulisan para pakar ke dalam media kertas dengan kata lain, masih ada buku yang memiliki informasi penting, yang tidak dimiliki oleh internet.
2 Metode Yang di usulkan
Metode yang digunakan dalam pembentukan sistem ini adalah metode SDLC
(system development life cycle)
3. Hasil Penelitian
1.Sistem pemasaran yang masih bersifat vacuum atau menunggu pelanggan, kini telah digantikan oleh sistem baru yang bersifat universal yaitu sistem pemasaran berbasis website yang bisa diakses oleh siapa saja.
2. Sistem kalkulasi jumlah buku yang biasa dilakukan secara manual sekarang sudah
terkoputerisasi dan bisa didapat dengan cepat.
3. Website penjualan ini bisa memperoleh laporan penjualan bulanan dengan cepat, yang tentu
saja mengatasi masalah yang selama ini terjadi yaitu lambat dalam melakukan rekap hasil
penjualan.
4. Sistem pendataan jumlah buku sudah tertata rapi, hal ini terbukti dari kuesioner yang
ditanyakan kepada narasumber yang menjalankan sistem ini, terlampir pada lampiran.
5. Pengunaan sistem baru mengurangi biaya pemasaran yang diterapkan pada sistem lama
dengan rasio yang lebih rendah, biaya pemasaran kini turun sekitar 50% dari sistem lama.
JUDUL : SISTEM INFORMASI PENJUALAN PRODUK BERBASIS WEB PADA CHANEL DISTRO PRINGSEWU
Penulis : Wulandari, Siska
Tahun :2015
1. Masalah Penelitian
1.Chanel Distro Pringsewu hingga sat ini masih menggunakan sistem penjualan konversional yang mengharuskan anatara pembeli dan penjual bertatap muka langsung. Oleh karena itu perlu dibuatkan sistem informasi penjualan yang sesuai dengan Chanel Distro.
2. Perlu dicarikan sistem informasi yang tepat untuk diterapkan pada sistem penjualan Chanel Distro.
2 Metode Yang di usulkan
A. Metode Pengumpulan Data
1 Studi Kepustakaan Studi kepustakaan adalah kajian yang dilakukan untuk mengumpulkan data teoritas guna keperluan penulisan penelitian ini dengan membaca buku-buku PHP, MySQL, Sistem informasi dan referensi yang berkaitan.
2 Observasi Metode ini dilakukan dengan cara melakukan pengamatan langsung ke disttro Pringsewu untuk memperoleh keakuratan data yang dibutuhkan.
3 Metode Wawancara Metode wawancara yaitu melakukan tanya jawab langsung dengan pihak pemilik toko untuk mengumpulkan data yang diperlukan.
B. Metode Pengembangan Dalam perancangan menggunakan metode Waterfall, metode ini dilaksanakan dengan langkah-langkah berikut :
1. Analisa Kebutuhan Analisa kebutuhan adalah suatu proses kebutuhhan sekaligus menentukan prioritas.Analisis kebutuhan berfungsi mengidentifikasi kebutuhan mendesak yang terkait dengan finensial, keamanan atau masalah lain yang mengganggu pekerjaan.
2. Disain Sistem Disain sistem adalah penggambaran dan pembuatan sketsa atau pengaturan beberapa elemen yang terpisah kedalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi.
3. Penulisan kode program kode program adalah instruksi-instruksi yang ditulis oleh programmer yang memerintahkan aplikasi untuk melakukan tugas tertentu, seperti misalnya melakukan perhitungan, memanipulasi data, membuka atau menjalankan aktivitas tertentu, merespon input dari user, menghasilkan keluaran, dan sebagainya
4. Pengujian Program Merupakan suatu investigasi yang dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai kualitas dari produk atau layanan yang sedang diuji. Pengujian program juga memberikan pandangan mengenai perangkat lunak secara obyektif dan independen, yang bermanfaat dalam operasional bisnis untuk memahami tingkat risiko pada implementasinya
5. Pemeliharaan Pemeliharaan Perangkat Lunak adalah proses umum pengubahan/pengembangan perangkat lunak setelah diserahkan ke konsumen. Perubahan mungkin berupa perubahan sederhana untuk membetulkan error koding atau perubahan yg lebih Jurnal TAM (Technology Acceptance Model) Volume 4 Juli 2015 45 ekstensif untuk membetulkan error perancangan/perbaikan signifikan untuk membetulkan error spesifikasi/akomodasi persyaratan baru.
C. Metode Analisis Deskriptif Metode Analisis Deskriptif merupakan metode penulisan yang digunakan untuk membahas suatu permasalahan dengan cara meneliti, menganalisis yang ditulis dengan pembahasan yang teratur dan sistematis, ditutup dengan kesimpulan dan pemberian saran sesuai kebutuhan.
3. Hasil Penelitian
Berdasarkan dari urain-urain yang telah dipaparkan pada bab-bab sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan mengenai solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan. Solusi yang berjalan dengan mengkomputerisasikan sistem yang sedang berjalan. Dengan menggunakan media komputer dan menggunakan website dalam pemberian informasi tanpa batas pada Chanel Disto Pringsewu.
1. Dengan aplikasi penjualan berbasis web ini dapat membantu dalam menawarkan dan memperluas area promosi, pelanggan dapat meminimalisir waktu karena pelanggan dapat berbelanja dimanapun dan kapanpun.
2. Dengan aplikasi website ini dapat menampilkan informasi barang lengkap dengan gambar, harga, view detail, dan deskripsi produk yang akan dipesan.
3. Dari aplikasi yang telah dibuat, pemilik toko dapat melihat laporan transaksi penjualan setiap bulannya
"JURNAL INTERNASIONAL"
JUDUL : APLIKASI E-COMMERCE BERBASIS WEB MOBILE PADA INDUSTRI KONVEKSI SERAGAM DRUMBAND DI PEKON KLATEN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU
Penulis : Fergiawan , Fauzi, Rita , Kasmi
Tahun :2017
Sumber : https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=penjualan+berbasis+web+internasional&btnG=#d=gs_qabs&u=%23p%3Dznu0Y-GGvSYJ
JUDUL : APLIKASI E-COMMERCE BERBASIS WEB MOBILE PADA INDUSTRI KONVEKSI SERAGAM DRUMBAND DI PEKON KLATEN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU
Penulis : Fergiawan , Fauzi, Rita , Kasmi
Tahun :2017
Sumber : https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=penjualan+berbasis+web+internasional&btnG=#d=gs_qabs&u=%23p%3Dznu0Y-GGvSYJ
1. Masalah Penelitian
a)Konveksi Seragam Drumband diKlaten belum memiliki website e-commerce sebagai media pemasaran produknya sehingga menyebabkan wilayah pemasaran produk terbatas dilingkungan konveksi berada
b)Untuk menjalankan e-commerce dibutuhkan sistem informasi yang tepat untuk diterapkan pada sistem penjualan Konveksi.
2 Metode Yang di usulkan
Metode Pengumpulan Data
a. Observasi
Metode ini digunakan dengan cara terjun langsung dan mengamati apa saja yang ada di konveksi seragam drumband untuk menemukan informasi dan pengetahuan yang diperlukan untuk bahan penelitian.
b. InterviewMetode wawancara dilakukan dengan cara menyampaikan sejumlah pertanyaan dari pewawancara untuk di jawab oleh narasumber pemilik konveksi seragam drumband untuk mendapatkan suatu informasi.
c. Pustaka Metode studi pustaka dilakukan untuk mendapatkan pengetahuan serta bahan-bahan yang diperlukan untuk penelitian dengan cara membaca jurnal referensi dan referensi yang berkaitan.
Metode Penngembangan SDLC
3. Hasil Penelitian
Dengan adanya website mobile yang dibuat untuk konveksi seragam drumband dapat memberi keuntungan bagi masyarakat yang akan memesan seragam drumband dan keuntungan yang didapat oleh konveksi yaitu dapat mempromosikan seragam dengan lingkup yang luas, serta meningkatnya omset penjualan.
b)Untuk menjalankan e-commerce dibutuhkan sistem informasi yang tepat untuk diterapkan pada sistem penjualan Konveksi.
a. Observasi
Metode ini digunakan dengan cara terjun langsung dan mengamati apa saja yang ada di konveksi seragam drumband untuk menemukan informasi dan pengetahuan yang diperlukan untuk bahan penelitian.
b. InterviewMetode wawancara dilakukan dengan cara menyampaikan sejumlah pertanyaan dari pewawancara untuk di jawab oleh narasumber pemilik konveksi seragam drumband untuk mendapatkan suatu informasi.
c. Pustaka Metode studi pustaka dilakukan untuk mendapatkan pengetahuan serta bahan-bahan yang diperlukan untuk penelitian dengan cara membaca jurnal referensi dan referensi yang berkaitan.
Metode Penngembangan SDLC
Tidak ada komentar:
Posting Komentar